Di Tengah Pandemi, PT Jasamarga Semarang Batang Tetap Konsisten Laksanakan Program Pemeliharaan Jalan Tol

Semarang (13/08), Hingga bulan Agustus 2021, PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) selaku pengelola Ruas Jalan Tol Batang-Semarang tetap melaksanakan program pemeliharaan konstruksi jalan tol dan sarana lainnya secara rutin meski di tengah pandemi COVID-19, guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan tol.

Pemeliharaan konstruksi jalan tol berupa rekonstruksi dan overlay atau lapis ulang sejak bulan Januari tahun 2021. Pekerjaan rekonstruksi telah dilaksanakan di Km 364 arah Jakarta dengan total penanganan sepanjang 25 meter. Sedangkan pekerjaan overlay telah dilaksanakan di Km 354, Km 383, Km 397, Km 401 dan Km 419 di kedua arah dengan total penanganan sepanjang 2,1 Km.

Direktur Utama PT JSB Prajudi mengatakan bahwa PT JSB tetap melakukan pemeliharaan rutin meskipun mengalami penurunan lalu lintas di masa pandemi.

“Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, Jalan Tol Batang-Semarang mengalami penurunan volume lalu lintas kendaraan sebesar 31,4% atau turun 17.449 kendaraan jika dibandingkan dengan Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) bulan Februari 2021 sebesar 25.445 kendaraan. Meskipun demikian, kami tetap melakukan pemeliharaan secara rutin terhadap konstruksi jalan dan sarana lainnya guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan tol,” ungkap Prajudi.

Prajudi menegaskan, pelaksanaan seluruh pekerjaan pemeliharaan berlangsung sesuai dengan target tanpa mengurangi standar kualitas pemeliharaan yang telah ditetapkan.

Selain pemeliharaan konstruksi jalan, PT JSB juga melakukan pemeliharaan sarana lainnya yang telah dilakukan hingga bulan Agustus 2021 yaitu pemeliharaan expansion joint jembatan, perawatan drainase, pemotongan rumput dan pemeliharaan sarana pelengkap jalan seperti rambu, reflector dan guardrail.

Prajudi menerangkan bahwa sebelum melakukan pekerjaan, JSB menerjunkan timnya untuk melakukan survey lapangan guna memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.

“Sebelum dilakukan pekerjaan, seluruh kondisi jalan dan sarana lainnya telah dilakukan inspeksi dan inventarisasi kerusakan oleh tim pemeliharaan agar proses pekerjaan dapat terlaksana dengan efektif sekaligus memastikan kesesuaian dengan SPM,” ujarnya.

Disisi lain, PT JSB juga sangat memperhatikan kondisi lingkungan sekitar mengingat Ruas Jalan Tol Batang-Semarang yang membentang sepanjang 75 Km ini dibangun diatas kawasan perhutanan. Hingga saat ini, PT JSB bekerjasama dengan Djarum Foundation terus melakukan perawatan 1.000 pohon trembesi yang telah ditanam di area rumija Ruas Jalan Tol Batang-Semarang.

“1.000 pohon trembesi yang telah ditanam sejak tahun 2019 lalu kami rawat dengan melakukan penyiraman rutin, pemangkasan dan penggantian bibit baru. Perawatan ini akan kami teruskan hingga pohon tersebut tumbuh besar guna membantu menjaga stabilitas tanah dan memperbaiki kualitas udara untuk masa depan,” tutupnya.

PT JSB akan terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan tol serta menghimbau kepada pengguna jalan agar memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, mematuhi rambu-rambu di jalan, pastikan untuk isi BBM dan saldo uang elektronik cukup, jika lelah berkendara istirahat di rest area yang telah disediakan dan tetap mematuhi protokol kesehatan 6M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan menghindari makan bersama) sesuai dengan anjuran Pemerintah.

Check Also

Penyekatan di Gerbang Tol Kalikangkung, Jasamarga Semarang Batang tetap Maksimalkan Pelayanan Arus Mudik dan Balik 2021

Semarang (05/05) – Pada arus mudik tahun ini (1442 H / 2021 M) Meskipun ada …