Acara tersebut diikuti oleh para satuan tugas operasional dan staff serta mitra PT Jasamarga Semarang Batang. “Prediksi lonjakan lalu lintas diperkirakan rata-rata sebesar 20% terhadap volume kendaraan pada Nataru tahun sebelumnya yang diperkirakan terjadi pada tanggal 21 -22 Desember, dari 31.000 menjadi 38.000 kendaraan per hari. Untuk melayani arus mudik, telah dilakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait dan penambahan Top Up di Rest Area maupun Gerbang Tol “ ujar Direktur Utama PT JSB Arie Irianto.
Arie juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengecek kecukupan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan sehingga pada saat melakukan transaksi di ruas-ruas jalan tol, tidak bergantung kepada Top Up uang elektronik di Gerbang Tol mengingat proses Top Up berkisar 5 – 10 menit yang akan menghambat dan merugikan pengguna tol lainnya serta menganjurkan agar pengendara kendaraan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan beristirahat sejenak setelah mengemudi selama 2 jam di Rest Area terdekat maupun tempat-tempat wisata yang dilintasi oleh jalan tol khususnya ruas Batang Semarang.
Ruas Tol Batang – Semarang memiliki 4 Rest Area yaitu KM 389, KM 360 di Jalur B (arah Jakarta) dan KM 379, KM 391 di Jalur A (arah Semarang) dengan fasilitas yang lengkap.

